Seperti dalam tulisan saya tentang Repository Linux Fedora Core, sesuai dengan tidak digunakannya kata Core dari rilis distro Fedora terbaru (Fedora 7) maka repository paketnya pun menjadi berubah lebih sederhana dengan menggabungkan semua paket dalam 1 repository. Anda dapat mengunjungi URL paket-paket tersebut di Repository Fedora Project. Untuk konfigurasi /etc/yum.conf sama dengan pada Fedora Core 6. Dalam konfigurasinya di /etc/yum.repos.d/ hanya ada 4 file konfigurasi untuk repository paket, yaitu: fedora.repo, fedora-updates.repo, fedora-development.repo, dan fedora-updates-testing.repo. Defaultnya adalah enabled (pada konfigurasinya direktive enabled=1) untuk fedora.repo dan fedora-updates.repo, sedangkan 2 file yang lainnya dalam keadaan disabled.
Command (perintah) yang biasa saya gunakan berkaitan dengan mengelola paket repository menggunakan yum adalah:
- yum install, untuk install paket
- yum update, untuk update paket
- yum check-update, untuk mengetahui update terbaru yang tersedia di repo kita maupun di fedora project.
Berdasar pengalaman saya, jauh lebih cepat dan mudah dengan menggunakan command daripada dengan menggunakan GUI untuk Yum (Yumex). Dan jika seringkali muncul pesan error atau file-file yang muncul tidak sesuai dengan yang kita maksudkan sebagai repository (padahal kita sudah menambahkan beberapa file rpm baru), saya biasanya menyelesaikan masalah tersebut dengan membersihkan cache log yum di /var/cache/yum/[nama repo lokal kita], dan selanjutnya mengulang command createrepo untuk memperoleh hasil yang sesuai dengan paket yang kita letakkan di direktori repository lokal.